BMKG Terbitkan Peringatan Banjir di DKI-Jabar-Banten Besok

BMKG memperingatkan hujan lebat yang bisa menyebabkan banjir sebagai prakiraan efek hujan.

Wilayah yang diguyur hujan deras antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Banten, dan Papua.

“Beberapa provinsi di Indonesia besok akan masuk dalam kategori waspada bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang, dll) karena kemungkinan hujan lebat,” tulis BMKG di akun Twitter resminya @infoBMKG di Sabtu (21/5/2022).

Prakiraan efek hujan

Prakiraan efek hujan lebat berlaku dari Minggu hingga Senin, 22-23. Mei 2022.

Berikut adalah daftar kemungkinan kejadian banjir akibat hujan lebat:

-DKI Jakarta
-Jawa barat
-Jawa Tengah
-Di Yogyakarta
-Jawa Timur
-Banten
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Timur & Kalimantan Utara
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Barat
– Maluku Utara
– Papua Barat
– Papua

Ketahui tentang Banjir

Banjir adalah bencana alam yang terjadi ketika air yang berlebihan menggenangi daratan.

[1] Arahan Banjir Uni Eropa mendefinisikan banjir sebagai genangan sementara tanah yang biasanya tidak terendam.

[2] Dalam arti “air yang mengalir” kata ini juga bisa berarti pintu masuknya air pasang. Banjir di sebabkan oleh volume air di suatu badan air, seperti sungai atau danau, meluap atau meluap dari bendungan, sehingga memungkinkan air keluar dari sungai.

[3] Ukuran danau atau badan air terus berubah sesuai dengan perubahan curah hujan dan pencairan salju musiman, tetapi banjir yang terjadi tidak besar kecuali air mencapai daerah yang di gunakan oleh orang-orang, seperti desa, kota dan pemukiman lainnya.

Banjir juga dapat terjadi di sungai ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di tikungan sungai.

Banjir sering menyebabkan kerusakan pada rumah dan bisnis yang di bangun di dataran banjir sungai alami.

Meskipun kerusakan akibat banjir dapat di hindari dengan menjauh dari sungai dan badan air lainnya, orang-orang tinggal dan bekerja di dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya rendah dan kelancaran perjalanan dan perdagangan di dekat sumber air.

Bahwa penduduk terus bermukim di daerah rawan banjir adalah bukti bahwa nilai kedekatan dengan air melebihi biaya kerusakan banjir biasa.

Tinggalkan komentar